0

Ini postingan ku di Blog Friendster tanggal 25 Agustus 2006 yang lalu, masa cuma gara2 aku postingin tulisan ini, ada yang ngerasa Aku suka sama dia. gila ya, kegeeran banget, ga panteees.. padahal aku kan nulis berdasarkan pengalaman orang lain, hahaha (maap yaa teman yang udah jadi objek tulisanku yang super gak penting ini)

BROKEN

Hey,
Apa itu?
Sesuatu yang bercahaya di ujung sana?
Kurasa aku mengenalnya
Hmmm...
Apa sebaiknya ku dekati saja?
Lho,
Suara Apa itu?
Kedengarannya begitu cepat
Seperti nafas yang terburu-buru
Takut makhluk lain akan menghabiskan persediaan oksigen di alam ini
Ooooh,
Ternyata Itu hanya debaran jantungku sendiri
Yup!
Aku sudah memustuskan untuk mengambil benda yang menyilaukan itu
Wooow,
Hebat sekali.
Ternyata ada seseorang yang tak dikenal sudah duluan mencomotnya begitu saja
yaaah...
Apa boleh buat,
Toh dari awal benda itu bukan milikku
Tapi..mengapa kecepatan debaran organ pemompa darah ku tak berkurang sama sekali?
Dan kristal merah tak tersentuh ini rasanya membeku
Bagai dijatuhkan ke jurang yang paling dalam
Oooh,
Jadi ini yang nama nya patah hati?
Hmmm...
Lumayan juga.



0

JUNO


Kemaren tu nonton film JUNO, Hehe, telat nontonnya, padahal temen2 kemaren itu udah rekom abis2an, tapi waktu itu lagi malas nonton aja.

Aku sukaaaaa film ini. keren..

Dan pastinya aku punya bagian2 favorite.

Aku suka keputusan Juno untuk melahirkan anaknya, aku suka keluarganya yang walaupun lagi sedih dan kaget banget, tapi mereka ga pernah menyudutkan Juno dan malah membantu, memberikan semangat dan mendukung keputusannya.

Aku suka temennya juga yang tetap setia, walaupun temen2nya yang lain kadang2 suka melihat Juno dengan tatapan aneh.

Dan adegan yang paling aku suka, waktu ibunya marah sama dokter yang bilang kalau remaja itu adalah racun, keliatan banget dia membela anaknya, padahal anak tiri.

Dan aku paling suka kata2.

Ayahnya yang bilang ke Juno, "Look, in my opinion, the best thing you can do is find a person who loves you for exactly what you are. Good mood, bad mood, ugly, pretty, handsome, what have you, the right person is still going to think the sun shines out your ass. That's the kind of person that's worth sticking with."

Dan kata2 ibunya bilang gini, "Doctors are sadists who like to play God and watch lesser people scream." ibunya ngomog gini ke Juno waktu si Juno mau melahirkan.haha.. lucu.

Dan, aku suka kata2 Juno yang bilang, "Cause you're like, the coolest person I've ever met, and you don't even even have to try."


Simple sih, mungkin orang2 malah ga ngeh, tapi aku suka aja. Dan, selain itu aku juga suka banget musiknya, soundtracknya, gambarnya, aku suka mereka gabungin gambar kartun dan yang asli, dan juga suka ngeliat ditulis nama2 musim di film ini. I Love This Movie.


2

Terkadang aku ingin tau bagaimana pendapat orang lain tentangku, apa yang mereka pikirkan dan apa yang mereka ingat dari seorang Irna.

Apakah seorang cewek kecil yang kekanak2an, egois, keras kepala, dan bahkan ga bisa mengatasi masalahnya sendiri. Atau mungkin malah sebaliknya, yang ada dalam bayangan orang, aku adalah cewek yang mandiri, dewasa, pengertian, dan pastinya mampu mengatasi masalahku tanpa bantuan orang lain.

Apa aku dianggap sebagai seseorang yang menyenangkan atau malah menyebalkan?

Mungkin ada yang mengingatku sebagai seorang cewek yang suka gothic, pencinta film dan musik, identik dengan Harry Potter dan film kartun, suka coklat, es cream, dan kopi.

Dan mungkin juga aku hanya diingat sebagai seorang mahasiswa yang skripsinya ga kelar2.

Entahlah..
0

Tadi ikut kuis di Facebook, katanya ini nih nama asli ku,


NICOLE

"People trust you with everything and love spending time with you. You love your family and you are a very giving person. Everyone loves your laugh and smile. You're a very cute looking person who looks good in anything."

*is it me? really?*


0
DIA

Dia,
Getarkan hati ini dengan sapaannya.
Membuatku galau tak menentu, berdebar.
Membuatku serasa ingin meledak, bagai bom waktu yang sedang beraksi.
Namun aku menikmatinya.

Dia,
membuatku melayang.
Melambung hingga ke langit ke tujuh.
Walau aku tau, saat aku jatuh nanti akan terasa sangat menyakitkan.
Dan mungkin saja aku akan hancur berkeping-keping.

Namun,
Aku tak mampu mengenyahkan nya dari pikiran ku walau sedetik.
Andai saja waktu mau berhenti,
sebentaaaaaar saja.
Maka akan ku tata ulang hatiku.
Tapi, mungkin juga tidak.

Entahlah,
Aku sendiri bingung.
Bayangannya mampu mengusir segenap mimpi burukku.
Senyumannya sanggup merubah kebencian menjadi cinta yang menggebu-gebu.
Rinai candanya manyinari jiwaku.
dan jujur aku merasa begitu bercahahya.

Bodoh?

karna menghamba pada persaan yang tak jelas?
Biar saja, dari awal sudah ku katakan aku tak peduli.
Karena aku tau dia peduli pada senyumku.
pada candaku, pada tawaku, pada kata-kataku, pada tatapanku, pada hatiku, pada rasaku.

Pada Aku.

Yaa,
Dan aku yakin itu.


*From my friendster's blog



0


Kemaren tu nonton Eragon, telat banget nontonnya, Aku suka kata2 yang ini :

"Ada beberapa teman yang tak tergantikan, Tapi untungnya ada beberapa yang tak perlu digantikan"


Truuus di film Dr.Horton Hears A Who;


"Makhluk hidup adalah makhluk hidup, tak peduli sekecil apapun dia."



0
ANEH !


Dulu waktu belajar fisika dalam hukum Aksi - Reaksi dibilang gini nih
"Setiap Aksi akan menimbulkan reaksi yang sama besar dan berlawanan arah"

Jadi intinya Sebuah aksi akan menimbulkan reaksi, itu adalah hal yang wajar, hal yang seharusnya terjadi, Tapi kenapa kadang2 reaksi yang ditimbulkan karna adanya aksi dianggap sebagai sesuatu yang ga wajar, dianggap melewati batas2 yang udah ada selama ini, padahal sebenarnya sebuah aksi yang ga mampu menimbulkan reaksi adalah sebuah kegagalan, tindakan yang sia2.

Tapi,
kenapa semua pandangan berubah sekarang ini? Kenapa sebuah kenormalan dianggap sebagai sesuatu yang ga normal, ga wajar? dan sesuatu yang Abnormal dianggap sebagai sesuatu yang Normal, sesuatu yang harusnya terjadi.

Aneh!


0
LIKE THIS


Ga banyak yang pengen aku tulis, cuma mau bilang aja kemaren malam aku nonton film Jane Austen Book Club & My Bluberry Nights, udah lama punya dvd nya, tapi baru sempat nonton kemaren.

Jane Austen, Aku suka waktu masing2 mereka bisa memecahkan masalahnya sendiri, dan nemuin jalan keluar yang sangat baik, dan aku juga suka sama persahabatan mereka, walaupun awalnya semuanya ga terlalu nyambung satu sama lain, tapi akhirnya mereka bisa kompak. mungkin banyak yang menganggap film ini biasa aja, tapi aku suka sama penyajiannya, atau lebih tepatnya aku emang suka film yang disajikan dengan simple, tapi keren.

My Bluberry Nights, yang pertama membuatku jatuh cinta udah pasti Jude Law donk, dan aku juga suka jalan ceritanya, it's a nice story plus pemain2nya juga oke. ada Norah Jones, Jude Law, Rachel Weisz, Natalie Portman.

Aku paling suka kata2 Elizabeth (Norah Jones)
"Gimana caranya kamu mengucapkan selamat tinggal ke orang yang kamu cintai? kalo aku, ga akan pernah mengucapkannya. "

dan aku juga suka di bagian ini,
" Aku ingin tau Apa yang kamu ingat tentangku, Apakah seorang cewek yang patah hati? Atau cewek yang suka pie bluberry?" (karna setiap orang pasti punya ingatan yang berbeda tentang orang lain, tergantung gimana cara mereka memandangnya)

dan yang bikin aku tambah suka sama kedua film ini adalah soundtrack2nya.


0
Life oh Life



Apa yang ada di dunia ini sebenarnya adalah sesuatu yang berharga. tapi sayangnya kadang2 susah banget atau membutuhkan waktu yang lama untuk menyadarinya.

Menghargai mungkin adalah sesuatu yang susah banget dilakukan orang2, merasa dirinya lebih hebat, langsung aja beranggapan kalo orang lain ga ada apa2nya, ga ada yang bisa diliat dari mereka, padahal jelas2 kalo tiap orang punya kelebihan yang berbeda.

Aku suka banget kata2 cewek di film BEE MOVIE yang nyelamatin si lebah waktu pacarnya mau bunuh tuh lebah "Kenapa nyawanya ga lebih berharga daripada nyawamu?" dalem bgt menurutku. Karna seringkali orang2 yang merasa diri nya lebih tinggi menganggap kalo orang lain sama sekali ga lebih penting dari dirinya, makanya para penguasa ga begitu peduli kalo perang yang mereka buat imbasnya ke rakyat jelata, ke orang2 miskin, mereka menganggap nyawa rakyat kecil tidak begitu penting.

Dan ga cuma itu aja, jaman sekarang.. banyak orang yang menilai orang lain dari cuma fisiknya. kemaren aku iseng baca buku Bhs.Indonesia punya keponakanku yang kelas 4 SD. nah disitu ada dongeng tentang pangeran atau apa gitu, lupa ceritanya gimana. Dan waktu dijelasin tokohnya satu2, semua2nya berorientasi fisik.

misal,
"Ini adalah pangeran yang baik hati, hal itu terpancar dari wajahnya yang tampan, kulitnya yang halus, matanya yang teduh."

"ini adalah orang yang jahat, hal itu terpancar dari wajahnya yang jelek, kulitnya yang kasar, badannya yang besar."

Apa coba maksudnya? mau ngajarin anak2 untuk berpandangan yang ga bener kayak gitu? masa sih orang bisa dinilai dari fisiknya doank. ga bener banget tuh bukunya. syukur aja waktu aku SD dulu belum ada buku bhs.indonesia yang kayak begituan.



0
EXPIRED


Waktu lagi ngobrol sama temenku. kadang2 kami suka bikin skenario sendiri tentang kehidupan yang pasti bakal asik banget kalo sesuai dengan yang ada dalam bayangin kita. gini nih kejadiannya kalo lagi cerita2. ada aja ide2 gila yang muncul, trus ketawa cekikikan karna kekonyolan yang diciptakan sendiri.

Tiba2 temenku ngomong gini: "kalo aja keinginan kita tu punya masa expired-nya pasti lebih asik kan"

Aku: "maksudnya?"

Temen: "gini Na, misalnya kita punya keinginan, trus udah usaha2 tapi ga dapet juga. yaudah.. gitu lewat 3 atau 4 bulan, kita udah ga kepingin lagi, udah biasa aja, jadinya kan kita ga terbebani terus."

Tapi, kalo semua keinginan punya masa expired, sedikit bgt orang2 yang bisa sukses. sedikit banget orang2 yang bakal dapatin apa diinginkannya. gampang sekali untuk merasa putus asa dan ujung2nya pasrah. toh kita ga bakal kepengen lagi gitu lewat dari waktu yang udah ditetapkan.

Mungkin untuk beberapa masalah, hal kayak gini bakalan oke bgt. Tapi untuk masalah tertentu yang lebih besar, kayaknya ga bisa selesai cuma karna keinginan punya masa expired. bahkan mungkin malah akan mendatangkan masalah lain yang lebih berat.

Jadi, apa yang kita pikir baik untuk hal2 tertentu, belum tentu mempunyai pengaruh yang sama terhadap masalah2 lain.


Back to Top