0

JUNO


Kemaren tu nonton film JUNO, Hehe, telat nontonnya, padahal temen2 kemaren itu udah rekom abis2an, tapi waktu itu lagi malas nonton aja.

Aku sukaaaaa film ini. keren..

Dan pastinya aku punya bagian2 favorite.

Aku suka keputusan Juno untuk melahirkan anaknya, aku suka keluarganya yang walaupun lagi sedih dan kaget banget, tapi mereka ga pernah menyudutkan Juno dan malah membantu, memberikan semangat dan mendukung keputusannya.

Aku suka temennya juga yang tetap setia, walaupun temen2nya yang lain kadang2 suka melihat Juno dengan tatapan aneh.

Dan adegan yang paling aku suka, waktu ibunya marah sama dokter yang bilang kalau remaja itu adalah racun, keliatan banget dia membela anaknya, padahal anak tiri.

Dan aku paling suka kata2.

Ayahnya yang bilang ke Juno, "Look, in my opinion, the best thing you can do is find a person who loves you for exactly what you are. Good mood, bad mood, ugly, pretty, handsome, what have you, the right person is still going to think the sun shines out your ass. That's the kind of person that's worth sticking with."

Dan kata2 ibunya bilang gini, "Doctors are sadists who like to play God and watch lesser people scream." ibunya ngomog gini ke Juno waktu si Juno mau melahirkan.haha.. lucu.

Dan, aku suka kata2 Juno yang bilang, "Cause you're like, the coolest person I've ever met, and you don't even even have to try."


Simple sih, mungkin orang2 malah ga ngeh, tapi aku suka aja. Dan, selain itu aku juga suka banget musiknya, soundtracknya, gambarnya, aku suka mereka gabungin gambar kartun dan yang asli, dan juga suka ngeliat ditulis nama2 musim di film ini. I Love This Movie.


2

Terkadang aku ingin tau bagaimana pendapat orang lain tentangku, apa yang mereka pikirkan dan apa yang mereka ingat dari seorang Irna.

Apakah seorang cewek kecil yang kekanak2an, egois, keras kepala, dan bahkan ga bisa mengatasi masalahnya sendiri. Atau mungkin malah sebaliknya, yang ada dalam bayangan orang, aku adalah cewek yang mandiri, dewasa, pengertian, dan pastinya mampu mengatasi masalahku tanpa bantuan orang lain.

Apa aku dianggap sebagai seseorang yang menyenangkan atau malah menyebalkan?

Mungkin ada yang mengingatku sebagai seorang cewek yang suka gothic, pencinta film dan musik, identik dengan Harry Potter dan film kartun, suka coklat, es cream, dan kopi.

Dan mungkin juga aku hanya diingat sebagai seorang mahasiswa yang skripsinya ga kelar2.

Entahlah..
0

Tadi ikut kuis di Facebook, katanya ini nih nama asli ku,


NICOLE

"People trust you with everything and love spending time with you. You love your family and you are a very giving person. Everyone loves your laugh and smile. You're a very cute looking person who looks good in anything."

*is it me? really?*


0
DIA

Dia,
Getarkan hati ini dengan sapaannya.
Membuatku galau tak menentu, berdebar.
Membuatku serasa ingin meledak, bagai bom waktu yang sedang beraksi.
Namun aku menikmatinya.

Dia,
membuatku melayang.
Melambung hingga ke langit ke tujuh.
Walau aku tau, saat aku jatuh nanti akan terasa sangat menyakitkan.
Dan mungkin saja aku akan hancur berkeping-keping.

Namun,
Aku tak mampu mengenyahkan nya dari pikiran ku walau sedetik.
Andai saja waktu mau berhenti,
sebentaaaaaar saja.
Maka akan ku tata ulang hatiku.
Tapi, mungkin juga tidak.

Entahlah,
Aku sendiri bingung.
Bayangannya mampu mengusir segenap mimpi burukku.
Senyumannya sanggup merubah kebencian menjadi cinta yang menggebu-gebu.
Rinai candanya manyinari jiwaku.
dan jujur aku merasa begitu bercahahya.

Bodoh?

karna menghamba pada persaan yang tak jelas?
Biar saja, dari awal sudah ku katakan aku tak peduli.
Karena aku tau dia peduli pada senyumku.
pada candaku, pada tawaku, pada kata-kataku, pada tatapanku, pada hatiku, pada rasaku.

Pada Aku.

Yaa,
Dan aku yakin itu.


*From my friendster's blog



0


Kemaren tu nonton Eragon, telat banget nontonnya, Aku suka kata2 yang ini :

"Ada beberapa teman yang tak tergantikan, Tapi untungnya ada beberapa yang tak perlu digantikan"


Truuus di film Dr.Horton Hears A Who;


"Makhluk hidup adalah makhluk hidup, tak peduli sekecil apapun dia."



0
ANEH !


Dulu waktu belajar fisika dalam hukum Aksi - Reaksi dibilang gini nih
"Setiap Aksi akan menimbulkan reaksi yang sama besar dan berlawanan arah"

Jadi intinya Sebuah aksi akan menimbulkan reaksi, itu adalah hal yang wajar, hal yang seharusnya terjadi, Tapi kenapa kadang2 reaksi yang ditimbulkan karna adanya aksi dianggap sebagai sesuatu yang ga wajar, dianggap melewati batas2 yang udah ada selama ini, padahal sebenarnya sebuah aksi yang ga mampu menimbulkan reaksi adalah sebuah kegagalan, tindakan yang sia2.

Tapi,
kenapa semua pandangan berubah sekarang ini? Kenapa sebuah kenormalan dianggap sebagai sesuatu yang ga normal, ga wajar? dan sesuatu yang Abnormal dianggap sebagai sesuatu yang Normal, sesuatu yang harusnya terjadi.

Aneh!


0
LIKE THIS


Ga banyak yang pengen aku tulis, cuma mau bilang aja kemaren malam aku nonton film Jane Austen Book's Club & My Bluberry Nights, udah lama punya dvd nya, tapi baru sempat nonton kemaren.

Jane Austen, Aku suka waktu masing2 mereka bisa memecahkan masalahnya sendiri, dan nemuin jalan keluar yang sangat baik, dan aku juga suka sama persahabatan mereka, walaupun awalnya semuanya ga terlalu nyambung satu sama lain, tapi akhirnya mereka bisa kompak. mungkin banyak yang menganggap film ini biasa aja, tapi aku suka sama penyajiannya, atau lebih tepatnya aku emang suka film yang disajikan dengan simple, tapi keren.

My Bluberry Nights, yang pertama membuatku jatuh cinta udah pasti Jude Law donk, dan aku juga suka jalan ceritanya, it's a nice story plus pemain2nya juga oke. ada Norah Jones, Jude Law, Rachel Weisz, Natalie Portman.

Aku paling suka kata2 Elizabeth (Norah Jones)
"Gimana caranya kamu mengucapkan selamat tinggal ke orang yang kamu cintai? kalo aku, ga akan pernah mengucapkannya. "

dan aku juga suka di bagian ini,
" Aku ingin tau Apa yang kamu ingat tentangku, Apakah seorang cewek yang patah hati? Atau cewek yang suka pie bluberry?" (karna setiap orang pasti punya ingatan yang berbeda tentang orang lain, tergantung gimana cara mereka memandangnya)

dan yang bikin aku tambah suka sama kedua film ini adalah soundtrack2nya.


Back to Top