0

Why so serious?



Kadang-kadang ada hal2 yang gak bisa dikendalikan, ada keadaan yang gak bisa kita perbaiki,  Kadang2 situasi yang terjadi berbanding terbalik dengan apa yang kita harapkan, sama kayak waktu aku pengen tidur tapi gak ngantuk, nah giliran aku ngantuk, aku malah harus begadang (hah, ini contohnya kenapa standar banget yak), makanya banyak orang yang mengeluh atas keadaan yg ga bisa mereka kendalikan. Padahal kalo aja kita bisa iklas dan melihat sisi lucunya, akan lebih gampang bagi kita untuk menerima dan menghadapi situasi yang gak ngenakin itu.

Kadang2 saat kita mampu menertawakan masalah sendiri, kita bakal lebih enjoy dan menikmati hidup. Gak pecaya? Cobain aja.


kalo kata Joker, Why So Serious?



2
Ketika Mata Terpejam


Ketika mata terpejam, mungkin banyak orang yang hanya melihat kegelapan. Tapi Aku, ketika mataku terpejam, justru saat itulah Aku bisa melihat dengan jelas duniaku sendiri. khayalan yang mungkin diambang batas kewajaran atau tidak wajar sama sekali dimiliki oleh seorang gadis seumuranku. imajinasi yang diangap tolol oleh orang2 yang menganggap diri-nya dewasa, entah seperti apa orang dewasa itu Aku juga tak tau.

Banyak orang yang mengatakan dirinya gila, tapi ternyata tak segila yang dia bayangkan selama ini. Banyak yang menganggap dirinya jauh diatas orang lain, tapi ternyata dia tak terlalu mengenal dirinya sendiri. berusaha menutupi kekurangannya dengan membuka kekurangan orang lain, bahkan ketika dia tidak menemukan kekurangan itu, dia akan menciptakannya sendiri, sehingga dimanapun dan kapanpun, hanya dia yang terlihat paling benar. tanpa dia sadari ternyata dia hanyalah seonggok tulang dan daging yang tak terlalu berarti, yang tak cukup baik berkomunikasi dengan dirinya sendiri.

Ketika mata terpejam, takkan ada yang tau apakah kau benar2 tidur atau hanya pura2 tidur untuk menghindari percakapan dengan orang yang ada di sekitar-mu.

Ketika mata terpejam, mungkin banyak yang merasa kedinginan bagai berada diruang yang suhunya dibawah titik beku, merekalah orang2 yang menganggap kegelapan adalah lambang kematian, dingin dan tak bernyawa.

Tapi sebagiannya lagi akan merasa hangat, karena ketika kegelapan menyelimuti, itulah saat yang tepat untuk bersembunyi dari rasa lelah, membiarkannya menghilang dan mempersiapkan tenaga untuk keesokan harinya.

Ketika mata terpejam, mungkin banyak orang yang memilih untuk diam saja. tapi Aku... Ketika mataku terpejam, Aku ingin mengucapkan.. Good night and sleep tight.


0


Mereka yang mereka reka



Datang dan pergi itu biasa
Meninggalkan dan ditinggalkanpun juga biasa
Membaca dan dibaca mungkin sudah sewajarnya
Hanya saja
Ketika aku mereka-reka, aku tidak berbicara
Hanya menunggu mereka bercerita
Pun bila aku yakin benar adanya
Aku tetap diam tak berkata
Tapi ketika mereka mereka-reka
Mereka tak hanya bercerita, tapi juga mencerca
Bahkan ketika tak jelas antara ada dan tiada


0

Status Pendek Sok Misterius



gara2 tadi ada temen yg komentarin soal status-ku yg suka aneh2. Aku jadi ingat sama temen yang bilang soal status pendek sok misterius a.k.a murahan a.k.a minta dikomen a.k.a pengen bikin orang penasaran. yaelaaaaaaah gak penting kalleeee komen2 dari siapapun. peliiiis deeeh.. jadi berhubung ada yang ngomong gitu, yaudah sekalian aja semua status, kubikin kayak gitu. hahaha.

Lagiankan Aku nulis biar agak legaan, buat ngungkapin apa yang aku rasa atau pikirkan, tapi orang2 gak harus ngerti apa yang aku bicarain. nah si temen ngomong lagi, "kalo gitu nulis di diary aja yang orang laen gak boleh buka dan baca," tapi diary-ku kan udah lama banget gak dipake, lagian kayaknya makin lama tulisan tanganku makin kacau aja.

Dan si temen ini ngomong lagi, "itu sama aja kayak melukis untuk orang buta atau bernyanyi kepada orang tuli." tapi menurut Aku gak. karna kalo
melukis untuk orang buta dan bernyanyi kepada orang tuli, mereka sama sekali gak lihat dan dengar apa2. tapi ini, mereka baca tapi ga ngerti. jadi bagiku lebih terkesan kayak memperlihatkan lukisan abstrak pada orang yang gak ngerti.

Terserah yang laen mau mikir kayak gimana, karna aku menulis bukan buat orang laen kok, cuma buat diriku sendiri.


0

KHAYALAN



Kau hadir dalam gelap ruang jiwaku
Bersama semilir angin tak terlihat dan tak tersentuh
Menginvasi sel-sel di otakku
Meracuni seluruh pikiranku
Membuang jauh-jauh kewarasanku
Memberi arti tak bermakna
Memperbudak dengan segenap alasan-alasan gila
Logika ingin segera mengenyahkanmu
Tapi hati menahannya
Hati yang mulai bergejolak tak tentu arah
Dan imajinasi goblok yang berkeliaran keseluruh penjuru dunia pun mendukungnya
kau berada jauh di ujung sana
Di tempat yang sama sekali tak tersentuh olehku
Sedangkan aku terus disini
Menatapmu
Mengharapmu
Hingga kau mengulurkan tanganmu padaku
Walau aku tau mungkin saat itu takkan pernah tiba
Tapi aku tetap menunggu
Entah kenapa



*diambiil dari blog frensterku,  ditulis berdasarkan cerita temen yang lagi tergila-gila sama seorang cowok yang ntah siapapun itu.. haha



0
HUJAN


Dan akhirnya butiran bening itu jatuh juga
Tapi kenapa langit masih bermuram durja?
Dan awan gelap masih bergelayut saja
Bukankah dia sudah menumpahkan semua?

Dan diujung sana pelangi sudah bersiap untuk segera tampil layaknya model yg berlenggak lenggok diatas catwalk
Tapi panggung masih belum berdiri
Karna sang mentari masih ingin melanjutkan tidur siangnya
Hingga bumipun menggigil kedinginan

Mengapa alam jadi begini? Begitu kaku. Begitu mati. Tak berwarna.
Kumohon kembalilah bercahaya



0

How to Forget a Guy in 10 Days


Kalau kemaren2 ada film yg berjudul How to lose a guy in 10 days, Nah sekarang aku mau nulis tentang How to forget a guy in 10 days. mungkin banyak yang nganggep gak bisa ya. karna kalo kata temen aku nih yang bikin di status fesbuknya. ”emang yg paling susah itu adalah move on perasaan” (kalo Aku sih yg paling susah itu move on dari skripshit ini) 

Well back to the topic, sebenarnya perasaan itu bisa kita kendalikan pake pikiran, walopun banyak yang bilang perasaan sering ga sejalan ama pikiran, tapi sebenaranya bisa dibuat sejalan kok kalo aja kita mau, hehehe.

Pernah dengar kata-kata “You Are What You Think? Nah, hampir sama seperti  kalimat itu, “Apa yang kamu rasakan adalah apa yang kamu pikir kamu rasakan,” jadi kalo pengen melupakan seseorang, kunci utamanya adalah berpikir bahwa kamu pasti bisa melupakan dia, kalau dari awal saja kamu berpikir tidak bisa melupakannya, bagaimana bisa lupa. Ujung-ujungnya malah jadi termehek-mehek. 

* * *

Now, Let me tell You how to forget a guy in 10 days and You’ll be Ok.

day 1: It’s time to think about your problem. Waktunya kamu untuk mengasihani diri sendiri, menyesali kenapa semua harus terjadi, protes sana sini, di hari ini kamu diperbolehkan badmood dan tidak  semangat melakukan apapun.

day 2: Cari lagu yang cocok sama suasana hati kamu yang sedang kacau. Dengarkan lagu-lagu kenangan berdua sampe puas, kalo perlu keluarkan semua air mata. pokoknya it’s termehek-mehek time lah, jadi harus dimanfaatkan semaksimal mungkin, karna nantinya tidak akan diberikan kesempatan lagi untuk bersedih-sedih ria.

day 3: Heeey… Sudah cukup 2 hari untuk acara nangis-nangisannya. Now let’s move on. Selesaikan semuanya. Stop memikirkan masalah itu. pokoknya harus benar-benar CLEAR, anggaplah kalau itu memang sudah jalannya. Jangan pernah menghubunginya duluan, cobalah untuk memutuskan komunikasi dulu, karna kalau tidak, kamu pasti akan melting lagi nantinya. mungkin awalnya agak berat, tapi percayalah lewat beberapa saat, kamu pasti akan baik-baik saja. Bila sudah stabil, baru boleh berkomunikasi lagi dengannya, tapi harus memperlakukannya seperti teman biasa. 

day 4: Ingat semua kekurangan-kekurangannya yang selama ini terpaksa kamu tolerir karena masih cinta. kalo perlu buat catatannya biar lebih mantap (tapi bukan untuk diceritakan ke orang lain, cukup untuk koleksi pribadi aja) Ini penting lho, supaya kamu tidak menganggap bahwa dia adalah makhluk yang paling sempurna di dunia.

day 5: Anggaplah kalau dia bukan orang yang tepat buat kamu, atau sekalian saja berpikir bahwa dia tidak cukup pantas untuk jadi pacarmu. Itulah alasan kenapa kamu gak bersamanya sekarang.

day 6: Kalau di hari kedua kamu diperbolehkan untuk bernostalgia lewat lagu, nah di hari ke 6 ini gak boleh lagi. Sekarang saatnya mendengarkan lagu-lagu yang memberi semangat. Lagu-lagu yang menceritakan tentang orang yang udah bisa mengatasi perasaannya sendiri, perasaan yang sudah over, atau yang menceritakan “dia” adalah orang yg ga terlalu berarti, misalnya seperti lagu Lily allen – Not big, Temposhark & Imogen heap – Not that big, Katherine Mcphee - Over it, Click5 - I’m Getting Over You, dan lain-lain.

day 7: It’s movies time. Jadi kalo biasanya kamu suka nonton film horror atau drama, nah untuk sekarang mendingan jangan nonton genre begitu dulu. Carilah film-film remaja atau komedi romantis yang ringan, lucu dan memberi semangat, kan banyak tuh. dan stop dulu deh buat film2 drama romantis yang menye2, bisa dikirain keran ntar, nangis muluuu.

day 8: Back to the start again. balik ke jati diri kamu yang sebenarnya, seseorang yang keren dan ceria, yang pasti bukan sebagai seseorang yang patah hati. Berusahalah untuk melalui hari-harimu dengan penuh semangat.

day 9: Sering ngumpul sama teman-teman. tertawalah dengan lepas, karena tertawa akan mampu menghilangkan stress dan membuatmu jadi lebih bahagia, plus kamu juga akan terlihat lebih cantik (paling gak, lumayan lebih cakep lah kalo dibandingin saat lagi cemberut) dan hiduplah di masa sekarang, bukan dengan masa lalumu.

day 10: Sekarang saatnya untuk mencari gebetan baru. Kalau orang-orang bilang, “untuk melupakan seseorang, harus menggantinya dengan seseorang yg baru,” Yup, benar banget. So, let’s find the new one. Percayalah, kamu pasti bisa melewati hal ini.

Gak tau dan gak yakin juga sih bisa dalam 10 hari atau gak, tapi yaa coba aja, kali aja bisa. hehehe :p


*Inspired by : beberapa temen yang di tag di note fesbuk*



0

Live your Life



Hidup itu simple, tergantung bagaimana cara kita memandangnya, karna setiap orang punya pandangan hidup yang berbeda. Ingin menikmati atau mengutuki, semua ada ditanganmu.

Kadang ada rasa senang yang membuat kita tersenyum.
Rasa sedih yang membuat kita ingin menangis.
Kekecewaan yang membuat kita menyesali segalanya.
Kelucuan yang membuat kita tertawa terbahak-bahak
Atau rasa kesal, marah dan benci yang membuat kita ingin memaki.

Tapi, hidup itu memang penuh rasa, maka jangan gusar, kita hanya harus menikmati setiap prosesnya.
Back to Top