0
In the Name of God

Mengapa banyak orang yang mempermasalahkan agama? Mengapa mereka ga ikut hati nurani saja? Agama itu soal kepercayaan dan keikhlasan, bukan sesuatu yang dipaksakan. Islam ya Islam, Kristen ya Kristen, Hindu ya Hindu, Budha ya Budha. untukmu agamamu, untukku agamaku. Silahkan jalankan menurut kepercayaan masing-masing, kenapa harus pusing bila melihat patung yang berdiri diatas wihara padahal ia bergeming? Kenapa harus resah melihat mereka yang beribadah di dalam gereja? Dan kenapa harus repot-repot membakar Al-Quran seakan-akan hal itu akan membakar kepercayaan umat islam, atau berusaha mencemooh ibu-ibu yang memakai burqa dan cadar serta berdandan tebal, bukankah itu haknya? Kenapa harus menghina dengan mengatakan dia memiliki nafsu seksual terpendam? Tuan tau darimana? Tuan paranormal atau berlagak menjadi Tuhan yang tau segalanya?


Dan mengapa banyak orang-orang yang mengkaji jauh-jauh tentang sesuatu yang lebih tinggi padahal dasarnya belum kuat? bukan melarang sih, tapi bisa jatuh nantinya. sama kayak bangunan, kalau pondasinya ga kokoh, dan kita tetap berusaha membangun gedung bertingkat, pasti nantinya bakalan roboh. Kalau memang pondasinya cuma kuat menahan bangunan 1 lantai, bangunlah dulu yang 1 lantai itu, kalau emang nantinya pengen membangun yang tingkat 2 atau 3, silahkan buat pondasi baru yang cukup menahan bangunan itu, jangan asal membangun, akhir-akhir ini sering ada gempa loh. Mau berkomentar tentang suatu agama? Baca dulu kitabnya, pahami ia. Jangan asal berkomentar karna membaca buku si ini atau si itu, mendengar pendapat si ini atau si itu, membaca tweet si ini atau si itu.


Bagiku, Agama itu sederhana. Percaya jalankan, bila tidak tinggalkan. Tidak perlu marah-marah, tidak perlu saling mengejek, tidak perlu menfitnah, tidak perlu takut, tidak perlu ada islamphobia atau kristenphobia atau agama-agama lain phobia. Aku mungkin memang bukan sosok yang alim, tapi aku menjalankan semuanya dengan ikhlas dan aku punya kepercayaan yang kuat terhadap Tuhanku, maka aku tak takut dengan apapun yang dijejalkan ke mataku, ke telingaku, dan ke dalam otakku, aku tak takut membaca injil, aku juga tak takut membaca teori yang mengatakan Tuhan itu tidak ada, aku ga pernah merasa imanku terusik cuma gara-gara hal itu. Lalu bila kalian juga punya kepercayaan yang kuat terhadap Tuhan kalian, kenapa harus takut?

*Postingan kali ini emang banyak tanda tanya, karna dunia adalah panggung sandiwara #nggaknyambung

0 komentar:

Back to Top