"Thank God for Google"


Sometimes, Google works in a mysterious way #akutauinilebay Soalnya pernah aku nyari judul lagu dengan ngetik liriknya yang lumayan banyak, tapi gak ketemu, tapi gitu ngetiknya cuma 5 kata, langsung ketemu lagu yang dicari.

ceritanya, dulu.. temenku yang tak lain dan tak bukan bernama Lya. maksa2 aku nonton serial Korea, katanya "jangan bilang gak suka kalo belom pernah nonton", judulnya "Personal Taste", cowoknya cakep, ceweknya kurang cantik. tapiii, tentu bukan itu yang bikin aku jadi terkesan. tapi sontreknya.

Ada beberapa lagu Mocca, dan ada 1 lagu yang juga aku suka, musik dan vocal-nya mirip2 Mocca dan Linus' Blanket (Band indie korea). Aku langsung nyari sontrek untuk serial itu, tapi malah gak ketemu. di link-link yang ngasih sontreknya, semua ngasihnya lagu korea yang musik-nya aku gak suka. nyari di thread kaskus, semua pada bahas lagu Mocca (yang gak perlu nyari tau aku pasti tau judulnya, hehe). Udah nyari dengan cara ngetik potongan liriknya di Google juga, tapi gak dapet, aku nyarinya "are you a doctor? are you an artist? lyric" dan "are you a writer? you drive a taxi until dawn? lyric" dan "you're not bouncing lyric" (gak terlalu jelas dengar liriknya soalnya cuma dikit yang diputerin dan ada disela2 orang lagi ngomong), tapi tetep NIHIL. Setelah berminggu-minggu gak ketemu juga, akhirnya aku nyerah. itu kejadiannya sekitar 1 tahun yang lalu.



Barusan tiba-tiba ingat lagi (tetep gak mau nyerah) udah lupa kata2 di reff-nya itu, cuma ingat "are you..." "taxi until dawn" akhirnya ketik kata-kata "are you taxi until dawn" di google. daaaan, inilah yang keluar...




Liriknya cocoook. Langsung chek di youtube. sumpah, rasanya bahagia sekali.


*Madly in love with this song* Lagi-lagi ketemu musisi indie keren secara gak sengaja dan semangat 45 nyari plus dengerin lagu-lagunya yang lain, liriknya lucu-lucu dan bisa bikin senyum. diputuskan "Sunshine State" menjadi salah satu band yang aku suka.


0
Pesta Democrazy


Aku bukan orang politik, gak suka politik dan seringkali golput saat pemilu. bukan karna tidak ingin bertanggung jawab terhadap daerah atau negara, tapi karna memang aku gak punya pilihan yang murni dari hati (aku gak mau memilih dengan setengah hati alias gak yakin dengan pilihan sendiri) daaaan waktu tidurku terkadang sulit untuk dikurangi di hari libur, hehe ga dink.. tapi sebenarnya kali ini ada "pilihan dari hati", bukan karna ikut siapa2, bukan karna mikirin kepetingan pribadi juga, bukan karna bantu teman atau saudara, tapi murni karna suka sama beberapa visi-misi mereka, memang kita tidak bisa menjamin visi-misi itu akan dijalankan. tapi paling tidak, beberapa program yang sejalan dengan partai ini dan sudah berjalan dengan bantuan NGO, punya kesempatan akan dilanjutkan saat NGO tersebut tidak aktif lagi. temen2ku rata-rata gak suka sama calon ini, tapi yang pasti aku punya point sendiri. cuma sayangnya sebagian besar tim sukses mereka terlalu brutal, sehingga akhirnya aku memilih untuk tidak memilih.

Saat kita bicara tentang partai politik di saat pemilu, itu tidak hanya menyangkut calon-calonnya saja, tapi juga tim suksesnya. Ada beberapa hal yang aku gak suka dari tim sukses beberapa partai, seperti kebrutalan, intimidasi, menjelek-jelekkan calon lain, dan kadang-kadang ada tim sukses yang lupa dengan apa yang pernah dilakukan oleh calon mereka dulu. misalnya: Dulu calon A menjadi wakil untuk partai X yang tim suksesnya seringkali melakukan intimidasi. karna masalah intern, akhirnya A tidak lagi tergabung dalam partai X dan mencalonkan diri secara independent. Nah tim sukses A yang masih setia (dulunya juga bergabung dengan partai X) sekarang berkoar2 tentang intimidasi dan ketidakjujuran partai X. Aku juga tidak suka dengan kebrutalan dan intimidasi, tapi alangkah anehnya bila hal itu diucapkan oleh tim sukses A, terutama dengan tujuan untuk menaikkan calon sendiri. Apakah mereka lupa bahwa calon yang mereka dukung itu dulunya juga melakukan hal yang sama saat masih bergabung dengan partai tersebut? apakah mereka lupa bahwa calonnya juga melakukan intimidasi dan kecurangan saat mereka mampu untuk melakukannya? Pada akhirnya, yang mereka benci bukanlah tindakannya, tapi lebih karena yang melakukan tindakan tersebut bukanlah wakil mereka.

Bagaimana pun caranya setiap tim sukses berusaha mendukung dan menaikkan nama calonnya. dengan cara mengemukakan kelebihan calon sendiri atau dengan cara membeberkan kekurangan partai lain. aku lebih suka cara yang pertama. untuk menunjukkan diri kita baik, tidak perlu mengatakan orang lain buruk.

Dan kalau dari segi pemilihnya, rata-rata juga sama aja. setiap orang pasti akan memilih calon yang memberikan keuntungan bagi dirinya atau kelompoknya, bukan karena memikirkan perkembangan daerah secara keseluruhan. misalnya ada calon yang dalam programnya itu pro menengah keatas, maka orang yg menengah keatas dan orang2 yang katanya intelek sebagian besarnya akan memilih mereka. kalau programnya mengedepankan pengembangan pertanian, perikanan, dan memajukan bisnis untuk masyarakat miskin, maka yang memilih mereka bisa dipastikan sebagian besarnya adalah masyarakat kecil. kenapa aku tau? karna di jaman sekarang, tidak ada lagi yang namanya "kerahasiaan" dalam pemilu.

Tidak ada yang salah dengan memilih berdasarkan kepentingan pribadi atau kelompok selama kita yakin dengan pilihan itu, karena hak memilih itu per-individu, bukan per-provinsi atau per-negara. hanya saja, janganlah terlalu mengagung-agungkan calon atau partai yang kita pilih, karena toh pada kenyataannya kita-pun memilih karena memikirkan diri sendiri atau orang2 yang segolongan (jarang aku jumpai orang dengan kondisi menengah ke atas yang mendukung calon yang pro terhadap masyarakat menengah ke bawah), saat orang2 bicara tentang masa depan daerah, ini mau dibawa kemana,  pembangunan dan segala macamnya.. apakah itu mencakup masa depan daerah secara keseluruhan? apakah termasuk masa depan petani dan nelayan di daerah2 yang selama ini dilupakan? atau cuma masa depan masyarakat dengan ekonomi menengah ke atas? dan juga.. kita bahkan tidak tau bagaimana mereka akan menjalankan pemerintahannya nanti. Yasudahlah, siapapun yang menang nanti, semoga bisa membuat perubahan ke arah yang lebih baik.


Back to Top